puisi-puisi sumbang masih kudendang
disaksi deru-deru bayu dan bayangku yang hilang
kulakar baris demi baris
dengan wasilah tangis yang menitis
tutupkan matamu biarkannya beradu
lenakan kupingmu jangan terdengar hiba jiwaku yang sendu
semoga damai
semoga telah tercantum hatimu yang pernah berderai
semoga lena
semoga telah kering segala air mata
bersama keringnya tinta
semoga masih gagah berdiri
semoga menjadi kekuatanku lagi esok hari
No comments:
Post a Comment