Sunday, 25 September 2016

sajak (V)




puisi-puisi sumbang masih kudendang
disaksi deru-deru bayu dan bayangku yang hilang

kulakar baris demi baris
dengan wasilah tangis yang menitis

tutupkan matamu biarkannya beradu
lenakan kupingmu jangan terdengar hiba jiwaku yang sendu

semoga damai
semoga telah tercantum hatimu yang pernah berderai

semoga lena
semoga telah kering segala air mata
bersama keringnya tinta

semoga masih gagah berdiri
semoga menjadi kekuatanku lagi esok hari

No comments:

Post a Comment