suriaku yang menjingga
redupilah langit senja
bersama lelah-lelah yang kaubawa
suriaku yang rawan
aku akan tetap menunggu sinarmu
selepas fajar membenamkan rembulan
bersama sisa-sisa sendu
terima kasih
untuk perjuanganmu yang tidak kauhentikan
untuk terik-terik cahaya yang membenihkan
semoga tabah setiap hari
kerna keringat tabahmu menyuburi lantai-lantai bumi



No comments:
Post a Comment